Selasa, 06 Oktober 2009

PEMBELAJARAN SAINS DAN ALAT PERAGA DI SEKOLAH DASAR

Selasa, 06 Oktober 2009

PEMBELAJARAN SAINS DAN ALAT PERAGA DI SEKOLAH DASAR

1. Pembelajaran sains SD

Secara umum istilah sains memiliki arti sebagai ilmu pengetahuan. Oleh karena itu sains didefenisikan sebagai kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis, sehingga secara umum istilah sains mencakup ilmu pengetahuan sosial dan ilmu pengetahuan alam. Secara khusus istilah sains dimaknai sebagai ilmu pengetahuan alam atau “ Natural science”. Pengertian atas istilah sains sebagai ilmu pengetahuan alam sangat beragam, menurut Conant sains diartikan sebagai bangunan atau deretan konsep yang saling berhubungan sesbagai hasil dari eksperimen dan observasi. Campbell mendefenisikan sains sebagai pengetahuan yang bermanfaat dan cara bagaimana atau metode untuk memperolehnya ( Poedjiadi; 1987), sedang menurut Carin dan Sund (1989) sains adalah suatu system untuk memahami alam semesta melalui observasi dan eksperimen yang terkontrol. Abruscato (1996) dalam bukunya yang berjudul ( Theaching Children Sccience” mendefenisikan tentang sains sebagai pengetahuan yang diperoleh lewat serangkaian proses yang sistematik guna mengungkap segala sesuatu yang berkaitan dengan alam semesta.. Dalam kamus besar bahahasa Indonesia sains diartikan sebagai ilmu yang dapat diuji atau dibuktikan kebenarannya atau berdasarkan kenyataan.( dalam Asy’ari, 2006; 7 ).

Dari beberapa penjelasan tersebut diatas secara umum dapat dikatakan bahwa sains adalah pengetahuan manusia tentang alam yang diperoleh dengan cara terkontrol. Penjelasan ini mengandung makna bahwa sains kecuali sebagai produk yaitu penngetahhuan manusia juga sebagai proses yaitu bagaimana cara mendapatkan pengetahuan tersebut. (Asy’ari ; 2006 ; 7 )

v Sains sebagai Ilmu

Secara umum sekurang-kurangnya mencakup 3 aspek yaitu aspek aktifitas, metode dan pengetahuan. Ketiga aspek tersebut merupakan kesatuan logis yang mesti ada secara berurutan. Artinya keberadaan dan perkembangan ilmu harus diusahakan dengan adanya aktifitas manusia dan aktivitas harus dilaksanankan dengan menggunakan metode tertentu dan akhirnya aktivitas metodis tersebut akan menghasilkan pengetahuan yang sistematis. Dengan pengertian seperti itu maka sains dapat digambarkan sebagai suatu segitiga sama sisi dimana masing-masing titik sudutnya merupakan aktivitas, metode dan pengetahuan.

Sains sebagai aktivitas manusia mengandung tiga dimensi ( The Liang gie, 1991 dalam pendekatan SAINSTEMAS dalam pembelajran sains SD, Asy’ari; 2006; 9) yaitu:

* Rasional : artinya merupakan proses pemikiran yang berpegang pada kaida-kaida logika

* Kognitif : artinya merupakan proses mengetahui dan memperoleh pengetahuan

* Telleologis : artinya untuk mencapai kebenaran, memberikan penjelasan/ pencerahan dan melakukan penerapan dengan melalui peramalan atau pengendalian.

Sains sebagai suatu metode dapat berbentuk:

· Pola prosedural yang meliputi pengamatan, pengukuran, deduksi, induksi, analisis, sintesis dll.

· Tata langkah yaitu urutan proses yang diawali dengan penentuan masalah , perumusan hipotesis, pengumpulan data, penarikan kesimpulan dan pengujian hasil.

Dalam perkembangannya tata langkah dikenal dengan metode ilmiah sains sebagai pengetahuan yang sistematis terkait dengan obyek material atau bidang permasalahan yang dikaji. Obyek material sains dapat dibedakan atas :

o Benda fisik atau mati

o Makhluk hidup

o Peristiwa sosial

o Ide abstrak

Sains dalam arti khusus sebagai ilmu pengetahuan alam memiliki obyek material benda fisik yang meliputi segala benda/ materi yang ada dibumi ( tanah, air dan udara) dan antariksa ( galaksi, matahari dan planet satelit) serta makhluk hidup yang meliputi hewan / manusia dan tumbuhan. (Asy’ari ; 2006 ; 9)

v Sains sebagai produk

Sebagai suatu produk sains merupakan kumpulan pengetahuan yang tersusun dalam bentuk fakta, konsep, prinsip, hukum dan teori.

1) Fakta merupakan produk sains yang paling besar. Fakta diperoleh dari hasil observasi secara intensif dan kontinu/ terus menerus. Secara verbal fakta adalah pernyataan tentang benda yang benar-benar ada atau peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi. Contoh produk sains yang merupakan fakta adalah:

a) Katak adalah hewan amfibi

b) Logam tenggelam dalam air

c) Matahari terbit ditimur

2) Konsep dalam sains dinyatakan sebagai abstraksi tentang benda atau peristiwa alam. Dalam beberapa hal konsep diartikan sebagai suatu defenisi atau penjelasan. Contoh produk sains yang merupakan konsep adalah hewan berdarah dingin, gas, satelit, air, dsb. Abstraksi atau konsepsi tentang masing-masing konsep tersebut adalah:

- Hewan berdarah dingin adalah hewan yang menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu lingkungannya.

- Gas adalah zat yang bentuk dan volumnya dapat berubah-ubah

- Satelit adalah benda angkasa yang bergerak mengelilingi planet

3) Prinsip adalah generalisasi tentang hubungan antara konsep-konsep yang berkaitan. Prinsip diperoleh lewat proses induksi dari hasil berbagai macam observasi.

2. Alat Peraga

1). Pengertian Alat Peraga

Beberapa pendapat ara ahli pendidikan yang menjelaskan tentang alat peraga yaitu:

v Gagne menempatkan alat peraga sebagai komponen sumber belajar dilingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.

v Briggs berpendapat bahwa harus ada sesuatu untuk mengkomunasikan materi supaya terjadi proses belajar. Karena itu dia mndefenisikan alat peraga sebagai wahan fisik yang mengandung materi pembelajaran.

v Wilbur Schramm nampaknya melihat alat peraga dalam pendidikan sebagai suautu teknik untuk meyampaikan pesan. Oleh karena iu sia mendefenisiskan alat peraga sebagai teknologi pembawa informasi atau pesan embelajaran.

v Yusuf Hadi Miarso melihat alat peraga secara makro dalam keseluruhan system pendidikan sehingga dapat dijelaskan alat peraga sebagia segala sesuatu yang dapat merangsang terjadinya proses belajar.

Dari pengertian dapat diambil kesimpulan bahwa: alat peraga merupakan sebagai alat Bantu pengajaran, khusunya dalam pengajaran IPA di SD..

Tujuannya adalah:

* Memperjelas informasi atau pesan pembelajaran

* Memberi tekanan pada bagian-bagaian yang penting

* Memberi variasi dalam pengajaran

* Memperjelas struktur pengajaran

* Memotivasi belajar

2). Jenis-jenis Alat Peraga IPA di SD

Secara umum alat peraga di SD terdiri dari:

a. Media audio yaitu alat peraga yang dapat didengar

b. Media visual yaitu alat peraga yang dapat dilihat seperti gambar, grafik, model,slide, dll.

c. Media audio visual yaitu alat peraga yang dapat didengar dan dapat dilihat seperti vodeo, film ,dll.

Selain itu alat peraga dapat dikelompokan berdasarkan bentuk penyajiannya yaitu:

1) alat peraga yang tidak diroyeksi (nono-projected) yaitu alat peraga dua dimensi dan tiga dimensi; seperti model, gambar,grafik, foto, peta,dll.

2) Alat peraga yang dapat diproyeksi (projected) seperti: film, slide, dll.

Sumber alat peraga yaitu:

- alat peraga alamia (natural), yaitu alat peraga yang sesuai dengan benda aslinya dialam. Contohnya; hewan, tumbuhan, danau, gunung ,dll

- alat peragabuatan (artifacial) yaitu alat peraga hasil modfikasi atau meniru benda aslinya, seperti model alat pernafsan, model jantung manusia, torso, dll.

3) Peranan alat peraga dalam pembelajaran IPA Sekolah Dasar

Ilmu pengetahuan Alam (IPA) merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan, gagsan dan konsepp yang terorganisasi secara logis sistematis tentang alam sekitar, yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah seperti pengamatan, penyelidikan, penyusunan hipotesis yang diikuti dengan pengujian gagsan-gagasan. IPA sebagai proses lebih menekankan pada perolehan konsep IPA melalui pengalaman belajar yang leibh nyata, yang melibatkan segala kemampuan dan potensi yang dimilkinya. Peranan alat peraga IPA sehubung dengan pendekatan ketrampilan proses anatara lain:

a. Dapat mengaktifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dan antara ssiwa dan sesamanya dalam kegiatan belajar mengajar.

b. Dapat merangsang pikiran, perasan, perhatian dan kemauan siswa agar dapat mendorong kegiatan relajar mengajar, seihngga pengalaman beldar yang diperoleh akan lebih bermakna bagi siswa.

c. Dapat membangkitkan keinginan dan minat relajar siswa, sehingga perhatian siswa dapat terpusat pada bahan pelajaran yang diberikan guru.

d. Meletakan dasar-dasar ysng peting untuk perkmbangan relajar, sehingga membuat pelajaran lebih lama diingat

e. Memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan madiri dikalangan siswa.

Dari manfaatnya maka lebih terperinci manfaat alat peraga yang berkaitan dengan ketrampilan proses yaitu:

§ Manfaat alat peraga IPA bagi siswa

- dapat meningkatkan motivasi beljar

- dapat menyediakan variasi belajar

- dapat memberi gambaran struktur yang memudahkan belajar

- dapat memberikan contoh yang selektif

- dapat memberi contoh yang selektif

- dapat merangsang berpikir analisis

- dapat memberikan situasi belajar yang tanpa beban atau tekanan

§ manfaat alat peraga IPA bagi guru

- dapat memberikan pedomaan dalam merumuskan tujuan pembelajaran

- dapat memberikan sistematika belajar

- dapat memudahkan kendali pengajaran

- dapat membantu kecermatan dan ketelitian dalam penyajian

- dapat membangkitkan rasa percaya diri dalam mengajar

- dapat meningkatkan kulitas pengajaran

selain itu alat peraga dapat memiliki nilai praktis sbb:

a. dapat menampilkan objek yang terlalu besar, yang tidak mungkin dibawa kedalam kelas, seperti bulan, bumi dan matahari

b. dapat memperlambat gerakan yang terlalu cepat, contoh: gerkan kecamabah yang tumbuh,dll.

c. Memungkinkan untuk menampilkan objek yang langkah yang sulit diamati atau yang berbaha dilingkungan belajar.

Skema tentang ketrampilan proses sains yang ditekankan dlaam pembelajaran

IPA:

- observasi

- klasifikasi

- pengukuran

- hubungan ruang/waktu

- prediksi

- komunikasi

- penarikan kesimpulan


Ketrampilan dasar



2). Desain Alat peraga IPA di SD

a. Pengertian

Mendesain alat peraga ipa adalah langkah-langkah atau upaya dalam merancang, memilih dan membuat alat perlaga IPA yang cocok untuk mengajarkan suatu konsep, prinsip dan teori-teori IPA bagi siswa sekola dasar. Mendisain alat peraga IPA dapat berarti menampilkan bentuk aslinya atau memodifikasi dari benda aslinya menjadi sebuah model. Model tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dalam pembelajaran IPA di SD.

Ada tiga pertimbangan kelayakan yang dapat dipakai oleh guru IPA untuk memilih alat peraga yang baik antara lain:

1. Kelayakan praktis

· Keakraban guru dengan jenis alat peraga

· Ketersediaan alat peraga dilingkungan belajar setempat

· Ketersediaan waktu untuk mempersiapkannya

· Ketersediaan sarana dan fasilitas pendukungnya

· Keluwesan, artinya mudah dibawa kemana-mana, digunakan kapan saja dan oleh siapa saja

2. kelayakan teknis

§ relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

§ merangsang terjadinya proses relajar

3. kelayakan biaya

biasanya kelayakan faktor kelayakan biaya baru ditinjau bilam menuhi persyaratan teknis lebih dari satu, yaitu apakah biaya yang dikeluarkan seimbang dengn manfaat yang diperoleh.

Disamping itu alat peraga IPA SD sederhana perlu dibuat dengn disain dan perencanaan yang matang. Perencanaan itu mencakup bebrapa hal anatara lain:

o analisi untung ekonomis secara ekonomis

o jumlah dan jenis alat yang akan digunakan

o keterampilan yang diperlukan

o gambar ata bagan yang akan dibuat

o rancangan atau konstruksi alat

o evaluasi alat yang dibuat.


0 komentar:

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

Related Posts :

 
minima green fragmentary